Cinta, Hanya Rasa Yang Ditafsirkan Berbeda

Orang bilang laki-laki dan perempuan tidak bisa hanya bersahabat. Pada satu titik akan ada rasa yang terlibat. Hmm, benarkah?

Entahlah, mungkin ada benarnya.
Tapi lagi-lagi semua peristiwa hanya soal rasa yang dilekatkan.

Sebut saja Mira, seorang gadis yang bersahabat dekat dengan Rian. Hampir setiap hari Mira pulang pergi kuliah bersama Rian. Saat Mira malas kuliah, karena belum mengerjakan tugas, Rian dengan penuh kesabaran membujuk gadis itu untuk berangkat kuliah.

Di lain waktu, Rian tiba-tiba saja menelpon Mira berjam-jam. Hanya untuk membuat gadis itu mendengarkan lirik lagu baru yang baru dibuatnya. Gadis mana yang tidak akan menaruh harap lebih. Tapi Mira dan Rian hanya bersahabat dekat, tidak lebih.

Di saat yang sama, Rian juga dekat dengan Clara. Melakukan hal yang sama dengan yang dilakukannya pada Mira. Kali ini berbeda. Clara menafsirkan peristiwa ini berbeda. Mulai detik itu, Rian menjadi pacar Clara.

Mira melihat dari kejauhan. Cemburu? Tidak juga, hanya saja gadis itu paham, Rian tengah terjebak dalam rasa yang dilekatkan Clara pada peristiwa yang dialaminya. Rian di sisi lain, terperangkap dalam rasa lain di peristiwa yang sama. Dasarnya lelaki baik-baik, Rian hanya berusaha menyamai rasa yang dimiliki Clara. Tidak ingin membuat gadis itu kecewa. Sampai akhirnya, keduanya memiliki persepsi yang berbeda. Ah, andai saja Rian tidak memiliki hati yang begitu baik, sehingga tidak mau menyakiti Clara sejak awal. Toh, akhirnya Rianpun tetap menyakiti Clara, karena ada perbedaan rasa yang dilekatkan.

Cinta itu memang dikerjakan, semakin diusahakan hasil pun akan terlihat. Namun uniknya, cinta itu bukan saja kata kerja, tapi pada saat yang sama adalah kata benda, kata sifat, dan keterangan, yang memiliki makna dan arti berbeda pada setiap orang.

Andaikan Clara menyadari sejak awal, Rian begitu banyak memiliki cinta dalam hatinya untuk dibagi pada banyak orang. Cinta Rian tidak untuk dimiliki seorang diri, karena itu artinya hanya mengambil kesenangan dalam kehidupan seorang Rian.

Cinta hanyalah soal hijrah.
Cinta hanyalah soal kerelaan.
Cinta hanyalah soal perubahan.
Cinta hanyalah tentang berbagi dan berbagi.
Dalam cinta ada senyummu.

Tulisan lain:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *