TwitterFacebookRSS

Aric aja punya target, Anda gimana?


Tadi siang, saat saya menjemput Aric di sekolahnya. Yang dijemput sudah menunggu dengan sumringah di pintu sekolah. Ada yang beda sama penampilannya siang ini, dibanding dengan tadi pagi…
Apa itu??? Di dada kanan Aric, tertempel sebuah bintang kuning bertuliskan, “Good Boy”
Ya ampun, bintang-nya cuma dibuat dari karton manila, ditempel pakai double tape. Tapi… Bintang Kuning ini jadi target Aric sepanjang minggu ini, setelah minggu kemaren gak dapet bintang “Good Boy”.

Sepanjang minggu ini, Aric keliatan antusias banget menjalani hari-hari sekolah, semangat cerita setelah pulang sekolah. Bolak balik bilang, “Hari jum’at Aric mau dapet Bintang.”

Aric, anak laki-laki kami yang belum genap berumur 6tahun, sudah bisa setting target untuk dirinya sendiri. Sudah bisa melakukan evaluasi harian terhadap apa yang dilakukannya hari itu. Sudah merencanakan bagaimana ia akan menjalani hari-harinya di sekolah, supaya target dapat Bintang tercapai.

Buat sebagian orang mungkin ini hal yang biasa-biasa saja…
Buat saya, subhanallah… ini adalah hal yang LUAR BIASA!!!
Anak sekecil itu sudah bisa pasang target yang sifatnya SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, Time-bounded)

Saya yakin banget, guru-gurunya di sekolah tidak mengajarkan SMART ini seperti yang sering saya dapat di training, workshop, yang pernah saya hadir atau bahkan buku yang sudah saya baca.

Aric, 5tahun 7bulan bisa pasang target untuk dirinya sendiri.
Bagaimana dengan Anda?

Related posts:

Mau ke Perancis?
Upgrade Operating System
Apa Impian Terbesar Anda?